Rabu, 12 Mei 2010

Bimbang Fakultas

Bukannya mau menyerah untuk masuk kedokteran,tapi saya telah merenungi semua.Apakah anak sesantai saya bisa jadi seorang mahasiswi fakultas kedokteran? Atau ambisi saya menjadi seorang dokter hanyalah sebuah gengsi belaka? Bukan itu sebenarnya, saya adalah seorang anak dari orang tua yang keduanya berbasik IPS.Ibu saya berlatar belakang dari keluarga polisi sederhana yang hdup pas-pasan.Beliau sangat ingin sekali menjadi dokter,tapi apa daya fasilitas yang dia miliki juga apa adanya,pada waktu SMA beliau mengalami kenyataan pahit bahwa dirinya tidak bisa masuk jurusan IPA.Itu yang menyebabkan,kenapa ibu saya ingin sekali menjadi dokter dan mendorong saya untuk mencoba masuk fakults tersebut.
Ketika semangat saya menggebu-nggebu untuk masuk FK ada saja orang-orang yang memandang sebelah mata,meragukan kemam
puan saya.Memang saya tidaklah sepandai teman saya Jacob Bunyamin yang mungkin dari kecil sudah khatam ensiklopedia Ilmu Alam.Tetapi saya memang murid biasa-biasa saja yang tetap belajar jika ada ulangan,urusan mencontek? Na
manya juga remaja yang masih labil kan?
Saya juga remaja biasa-biasa saja yang tidak ingin munafik.
Kemampuan eksak saya juga biasa-biasa saja,paling hanya bisa biologi dan kimia ,fisika bisa mengerjakan kalau tau rumusnya,untuk matematika? saya lemah sekali hehe,walaupun tau rumusnya tapi enggak bisa cara mengaplikasikannya.Saya sangat benci menghitung! lebih baik menghafal daripada menghitung! Saya lebih suka pelajaran menghafal seperti biologi atau PKN hahahaaa ,tentunya pelajaran komputer juga,sangat betah DUDUK BERJAM-JAM didepan komputer untuk mengutak ngutik foto ataupun vid
eo.
Terbesit di pikran saya untuk masuk fakultas komunikasi yang mempelajari hal-hal yang saya suka.Saya dapat informasi dari sepupu bahwa kuliah disana sangat menyenangkan.Sepertinya fakult
as ini sungguh menyenangkan bukan? Tidak ada ilmu eksak tentunya hhaaaa.
Bagaimana dengan fakultas hukum? hmm sepertinya juga menyenangkan!! Apalgi memang saya suka dengan pelajaran PKN atau KEWARGANEGARAAN.Kata ayah saya yang seorang Sarjana Hukum,kuliah di hukum boleh juga.Menyelesaikan S1 LALU MELANJUTKAN SEKOLAH NOTARIS,katanya itu cocok sekali buat seorang cewek .Setelah saya pikir-pikir? hmm boleh juga yaa
Tidak diterima di UJIAN MASUK UNDIP membuat saya sedikit down,itu disebabkan karena saya tidak yakin diterima se
belumnya.Bukannya keyakinan itu kunci kesuksesan?K
eyakinan memang sangat perlu untuk mindset setiap orang.Yang saya lakukan saat ini hanya pasrah,berdoa,berusaha dan yakin agar saya dapat lolos SNMPTN baik itu Fakultas kedokteran-Ko
munikasi atau Hukum.

Akankah saya menjadi seperti ini?

Atau menjadi seorang Publik Relation?

Ataukah seorang Notaris??
Hanya Allah SWT yang tahu :)

4 komentar:

Odie The Reveur Boy mengatakan...

jadi inget kejadian FK gw tahun lalu. hahaha. . .

jgn nyerah ya, klo memang itu mimpimu, MANTAPKAN HATI, coz, ketika hatimu sudah mantap tidak ada yang bisa menghalangi, karena aku pribadi percaya "Tuhan hanya merencanakan dan menunjukkan tanda-tandanya untuk kita, tapi KITA YANG MEMILIH."

semangat. continuer à rêver.

Because your Life is Your Dream

ulilupil mengatakan...

hayo,,,, smangat,,,

suatu kegagalan bukanlah akir dr sgalanya,,,,,,

:lol:

Fairyorprincess? mengatakan...

thx thx:)

renny mengatakan...

Hi, salam kenal.
Silahkan kunjungi informasi tentang berbagai karya ilmiah dari kami
http://www.unand.ac.id/arsipua/abstrak/

 

blogger templates | Make Money Online